Mata yang tidak Menangis di Hari Kiamat

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Mata yang tidak Menangis di Hari Kiamat

Post  zulfah on Mon Jul 28, 2008 12:25 am

Semua kaum Muslim berkeyakinan bahwa dunia dan kehidupan ini akan berakhir. Akan datang suatu saat ketika manusia berkumpul di pengadilan Allah Swt. Al-Quran menceritakan berkali-kali tentang peristiwa Hari Kiamat ini, seperti yang disebutkan dalam surah Al-Ghasyiyah ayat 1-16. Dalam surah itu, digambarkan bahwa tidak semua wajah ketakutan. Ada wajah-wajah yang pada hari itu cerah ceria. Mereka merasa bahagia dikarenakan perilakunya di dunia. Dia ditempatkan pada surga yang tinggi. Itulah kelompok orang yang di Hari Kiamat memperoleh kebahagiaan.

Tentang wajah-wajah yang tampak ceria dan gembira di Hari Kiamat, Rasulullah pernah bersabda, “Semua mata akan menangis pada hari kiamat kecuali tiga hal. Pertama, mata yang menangis karena takut kepada Allah Swt. Kedua, mata yang dipalingkan dari apa-apa yang diharamkan Allah. Ketiga, mata yang tidak tidur karena mempertahankan agama Allah.”

Mari kita melihat diri kita, apakah mata kita termasuk mata yang menangis di Hari Kiamat?

Dahulu, dalam suatu riwayat, ada seorang yang kerjanya hanya mengejar-ngejar hawa nafsu, bergumul dan berkelana di teinpat-tempat maksiat, dan pulang larut malam.Dari tempat itu, dia pulang dalam keadaan sempoyongan. Di tengah jalan, di sebuah rumah, lelaki itu mendengar sayup-sayup seseorang membaca Al-Quran. Ayat yang dibaca itu berbunyi: “Belum datangkah waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kenudian berlalulah masa yang panjang atas mereka, lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang yang fasik (Qs 57: 16).

Sepulangnya dia di rumah, sebelum tidur, lelaki itu mengulangi lagi bacaan itu di dalam hatinya. Kemudian tanpa terasa air mata mengalir di pipinya. Si pemuda merasakan ketakutan yang luar biasa. Bergetar hatinya di hadapan Allah karena perbuatan maksiat yang pemah dia lakukan. Kemudian ia mengubah cara hidupnya. Ia mengisi hidupnya dengan mencari ilmu, beramal mulia dan beribadah kepada Allah Swt., sehingga di abad kesebelas Hijri dia menjadi seorang ulama besar, seorang bintang di dunia tasawuf.

Orang ini bernama Fudhail bin Iyadh. Dia kembali ke jalan yang benar kerena mengalirkan air mata penyesalan atas kesalahannya di masa lalu lantaran takut kepada Allah Swt. Berbahagialah orang-orang yang pernah bersalah dalam hidupnya kemudian menyesali kesalahannya dengan cara membasahi matanya dengan air mata penyesalan. Mata seperti itu insya Allah termasuk mata yang tidak menangis di Hari Kiamat.

Kedua, mata yang dipalingkan dari hal-hal yang dilarang oleh Allah. Seperti telah kita ketahui bahwa Rasulullah pernah bercerita tentang orang-orang yang akan dilindungi di Hari Kiamat ketika orang-orang lain tidak mendapatkan perlindungan. Dari ketujah orang itu salah satu di antaranya adalah seseorang yang diajak melakukan maksiat oleh perempuan, tetapi dia menolak ajakan itu dengan mengatakan, “Aku takut kepada Allah”.

Nabi Yusuf as. mewakili kisah ini. Ketika dia menolak ajakan kemaksiatan majikannya. Mata beliau termasuk mata yang tidak akan menangis di Hari Kiamat, lantaran matanya dipalingkan dari apa-apa yang diharamkan oleh Allah Swt.

perKemudian mata yang ketiga adalah mata yang tidak tidur karena membela agama Allah. Seperti mata pejuang Islam yang selalu memtahahkan keutuhan agamanya, dan menegakkan tonggak Islam. Itulah tiga pasang mata yang tidak akan menangis di Hari Kiamat, yang dilukiskan oleh Al-Quran sebagai wajah-wajah yang berbahagia di Hari Kiamat nanti.

(Jalaluddin Rakhmat, Renungan-Renungan Sufistik: Membuka Tirai Kegaiban, Bandung, Mizan, 1995, h. 165-167)

Exclamation
avatar
zulfah
Administrator
Administrator

Jumlah posting : 96
Registration date : 23.07.08

Lihat profil user http://ptkimedan.megabb.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mata yang tidak Menangis di Hari Kiamat

Post  bagus prasetia on Mon Jul 28, 2008 8:31 am

nice bgt bang.......!!!


lol! lol!

_________________
Tak semua yang dapat di hitung diperhitungkan dan Tak semua yang di perhitungkan dapat di hitung.
(ALBERT EINSTEIN)


avatar
bagus prasetia
Alumni
Alumni

Jumlah posting : 374
Location : di dasar neraka terdalam
Registration date : 24.07.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mata yang tidak Menangis di Hari Kiamat

Post  setan hijau on Tue Jul 29, 2008 12:36 am

ni yang baru namanya info....

makacih atas infonya
avatar
setan hijau
Alumni
Alumni

Jumlah posting : 112
Age : 96
Location : JL.menteng VII
Registration date : 24.07.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mata yang tidak Menangis di Hari Kiamat

Post  lovers_holic on Thu Jul 31, 2008 8:07 am

zulfah wrote:Semua kaum Muslim berkeyakinan bahwa dunia dan kehidupan ini akan berakhir. Akan datang suatu saat ketika manusia berkumpul di pengadilan Allah Swt. Al-Quran menceritakan berkali-kali tentang peristiwa Hari Kiamat ini, seperti yang disebutkan dalam surah Al-Ghasyiyah ayat 1-16. Dalam surah itu, digambarkan bahwa tidak semua wajah ketakutan. Ada wajah-wajah yang pada hari itu cerah ceria. Mereka merasa bahagia dikarenakan perilakunya di dunia. Dia ditempatkan pada surga yang tinggi. Itulah kelompok orang yang di Hari Kiamat memperoleh kebahagiaan.

Tentang wajah-wajah yang tampak ceria dan gembira di Hari Kiamat, Rasulullah pernah bersabda, “Semua mata akan menangis pada hari kiamat kecuali tiga hal. Pertama, mata yang menangis karena takut kepada Allah Swt. Kedua, mata yang dipalingkan dari apa-apa yang diharamkan Allah. Ketiga, mata yang tidak tidur karena mempertahankan agama Allah.”

Mari kita melihat diri kita, apakah mata kita termasuk mata yang menangis di Hari Kiamat?

Dahulu, dalam suatu riwayat, ada seorang yang kerjanya hanya mengejar-ngejar hawa nafsu, bergumul dan berkelana di teinpat-tempat maksiat, dan pulang larut malam.Dari tempat itu, dia pulang dalam keadaan sempoyongan. Di tengah jalan, di sebuah rumah, lelaki itu mendengar sayup-sayup seseorang membaca Al-Quran. Ayat yang dibaca itu berbunyi: “Belum datangkah waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kenudian berlalulah masa yang panjang atas mereka, lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang yang fasik (Qs 57: 16).

Sepulangnya dia di rumah, sebelum tidur, lelaki itu mengulangi lagi bacaan itu di dalam hatinya. Kemudian tanpa terasa air mata mengalir di pipinya. Si pemuda merasakan ketakutan yang luar biasa. Bergetar hatinya di hadapan Allah karena perbuatan maksiat yang pemah dia lakukan. Kemudian ia mengubah cara hidupnya. Ia mengisi hidupnya dengan mencari ilmu, beramal mulia dan beribadah kepada Allah Swt., sehingga di abad kesebelas Hijri dia menjadi seorang ulama besar, seorang bintang di dunia tasawuf.

Orang ini bernama Fudhail bin Iyadh. Dia kembali ke jalan yang benar kerena mengalirkan air mata penyesalan atas kesalahannya di masa lalu lantaran takut kepada Allah Swt. Berbahagialah orang-orang yang pernah bersalah dalam hidupnya kemudian menyesali kesalahannya dengan cara membasahi matanya dengan air mata penyesalan. Mata seperti itu insya Allah termasuk mata yang tidak menangis di Hari Kiamat.

Kedua, mata yang dipalingkan dari hal-hal yang dilarang oleh Allah. Seperti telah kita ketahui bahwa Rasulullah pernah bercerita tentang orang-orang yang akan dilindungi di Hari Kiamat ketika orang-orang lain tidak mendapatkan perlindungan. Dari ketujah orang itu salah satu di antaranya adalah seseorang yang diajak melakukan maksiat oleh perempuan, tetapi dia menolak ajakan itu dengan mengatakan, “Aku takut kepada Allah”.

Nabi Yusuf as. mewakili kisah ini. Ketika dia menolak ajakan kemaksiatan majikannya. Mata beliau termasuk mata yang tidak akan menangis di Hari Kiamat, lantaran matanya dipalingkan dari apa-apa yang diharamkan oleh Allah Swt.

perKemudian mata yang ketiga adalah mata yang tidak tidur karena membela agama Allah. Seperti mata pejuang Islam yang selalu memtahahkan keutuhan agamanya, dan menegakkan tonggak Islam. Itulah tiga pasang mata yang tidak akan menangis di Hari Kiamat, yang dilukiskan oleh Al-Quran sebagai wajah-wajah yang berbahagia di Hari Kiamat nanti.

(Jalaluddin Rakhmat, Renungan-Renungan Sufistik: Membuka Tirai Kegaiban, Bandung, Mizan, 1995, h. 165-167)

Exclamation

post yg bnyak ya bang...!!

biat nambah pengetahuan aq
avatar
lovers_holic
Moderator
Moderator

Jumlah posting : 113
Age : 27
Location : Dimana saja mungkin saja di hatimu
Registration date : 24.07.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mata yang tidak Menangis di Hari Kiamat

Post  smiler_b on Fri Sep 05, 2008 1:24 am

zulfah wrote:Semua kaum Muslim berkeyakinan bahwa dunia dan kehidupan ini akan berakhir. Akan datang suatu saat ketika manusia berkumpul di pengadilan Allah Swt. Al-Quran menceritakan berkali-kali tentang peristiwa Hari Kiamat ini, seperti yang disebutkan dalam surah Al-Ghasyiyah ayat 1-16. Dalam surah itu, digambarkan bahwa tidak semua wajah ketakutan. Ada wajah-wajah yang pada hari itu cerah ceria. Mereka merasa bahagia dikarenakan perilakunya di dunia. Dia ditempatkan pada surga yang tinggi. Itulah kelompok orang yang di Hari Kiamat memperoleh kebahagiaan.

Tentang wajah-wajah yang tampak ceria dan gembira di Hari Kiamat, Rasulullah pernah bersabda, “Semua mata akan menangis pada hari kiamat kecuali tiga hal. Pertama, mata yang menangis karena takut kepada Allah Swt. Kedua, mata yang dipalingkan dari apa-apa yang diharamkan Allah. Ketiga, mata yang tidak tidur karena mempertahankan agama Allah.”

Mari kita melihat diri kita, apakah mata kita termasuk mata yang menangis di Hari Kiamat?

Dahulu, dalam suatu riwayat, ada seorang yang kerjanya hanya mengejar-ngejar hawa nafsu, bergumul dan berkelana di teinpat-tempat maksiat, dan pulang larut malam.Dari tempat itu, dia pulang dalam keadaan sempoyongan. Di tengah jalan, di sebuah rumah, lelaki itu mendengar sayup-sayup seseorang membaca Al-Quran. Ayat yang dibaca itu berbunyi: “Belum datangkah waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kenudian berlalulah masa yang panjang atas mereka, lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang yang fasik (Qs 57: 16).

Sepulangnya dia di rumah, sebelum tidur, lelaki itu mengulangi lagi bacaan itu di dalam hatinya. Kemudian tanpa terasa air mata mengalir di pipinya. Si pemuda merasakan ketakutan yang luar biasa. Bergetar hatinya di hadapan Allah karena perbuatan maksiat yang pemah dia lakukan. Kemudian ia mengubah cara hidupnya. Ia mengisi hidupnya dengan mencari ilmu, beramal mulia dan beribadah kepada Allah Swt., sehingga di abad kesebelas Hijri dia menjadi seorang ulama besar, seorang bintang di dunia tasawuf.

Orang ini bernama Fudhail bin Iyadh. Dia kembali ke jalan yang benar kerena mengalirkan air mata penyesalan atas kesalahannya di masa lalu lantaran takut kepada Allah Swt. Berbahagialah orang-orang yang pernah bersalah dalam hidupnya kemudian menyesali kesalahannya dengan cara membasahi matanya dengan air mata penyesalan. Mata seperti itu insya Allah termasuk mata yang tidak menangis di Hari Kiamat.

Kedua, mata yang dipalingkan dari hal-hal yang dilarang oleh Allah. Seperti telah kita ketahui bahwa Rasulullah pernah bercerita tentang orang-orang yang akan dilindungi di Hari Kiamat ketika orang-orang lain tidak mendapatkan perlindungan. Dari ketujah orang itu salah satu di antaranya adalah seseorang yang diajak melakukan maksiat oleh perempuan, tetapi dia menolak ajakan itu dengan mengatakan, “Aku takut kepada Allah”.

Nabi Yusuf as. mewakili kisah ini. Ketika dia menolak ajakan kemaksiatan majikannya. Mata beliau termasuk mata yang tidak akan menangis di Hari Kiamat, lantaran matanya dipalingkan dari apa-apa yang diharamkan oleh Allah Swt.

perKemudian mata yang ketiga adalah mata yang tidak tidur karena membela agama Allah. Seperti mata pejuang Islam yang selalu memtahahkan keutuhan agamanya, dan menegakkan tonggak Islam. Itulah tiga pasang mata yang tidak akan menangis di Hari Kiamat, yang dilukiskan oleh Al-Quran sebagai wajah-wajah yang berbahagia di Hari Kiamat nanti.

(Jalaluddin Rakhmat, Renungan-Renungan Sufistik: Membuka Tirai Kegaiban, Bandung, Mizan, 1995, h. 165-167)

Exclamation

bang ni kan bulan ramadhan......abang kasih info masalah Ramadhan yach.........

saluuuuuuuuuuuuuttt untuk abang
avatar
smiler_b
Moderator
Moderator

Jumlah posting : 82
Location : di mana masih ada daratan,,di situ aku berdiri
Registration date : 04.09.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mata yang tidak Menangis di Hari Kiamat

Post  bagus prasetia on Wed Sep 10, 2008 3:56 am

bang da lage gak pengetahuannya....???


biar nambah nech pengetahuan aq...!!

_________________
Tak semua yang dapat di hitung diperhitungkan dan Tak semua yang di perhitungkan dapat di hitung.
(ALBERT EINSTEIN)


avatar
bagus prasetia
Alumni
Alumni

Jumlah posting : 374
Location : di dasar neraka terdalam
Registration date : 24.07.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mata yang tidak Menangis di Hari Kiamat

Post  setan hijau on Thu Sep 11, 2008 4:53 am

bagus prasetia wrote:bang da lage gak pengetahuannya....???


biar nambah nech pengetahuan aq...!!

makanya kita nunggu info selanjutnya dari bos zulfah


mana abg
avatar
setan hijau
Alumni
Alumni

Jumlah posting : 112
Age : 96
Location : JL.menteng VII
Registration date : 24.07.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mata yang tidak Menangis di Hari Kiamat

Post  bagus prasetia on Fri Sep 12, 2008 3:06 am

kapan ya saiya bisa kayak bang zulfah.....???

_________________
Tak semua yang dapat di hitung diperhitungkan dan Tak semua yang di perhitungkan dapat di hitung.
(ALBERT EINSTEIN)


avatar
bagus prasetia
Alumni
Alumni

Jumlah posting : 374
Location : di dasar neraka terdalam
Registration date : 24.07.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mata yang tidak Menangis di Hari Kiamat

Post  pipiet maniez on Wed Sep 17, 2008 4:18 am

menurut saya keren bgt bang ceritanya.....


posting yg banyak ya bang....


biar pengetahuan saiya gak dangkal soal islam...
avatar
pipiet maniez
newbie
newbie

Jumlah posting : 9
Location : im live in your hearth
Registration date : 17.09.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mata yang tidak Menangis di Hari Kiamat

Post  lovers_holic on Wed Sep 17, 2008 8:48 am

iya.,.,.,

bnr thu kata mbak pipit.,.,.,.


biar wawasan kita makin bertambah.,.,.,.,

_________________
CINTA SCI GA AKAN DATANG DUA KALI
avatar
lovers_holic
Moderator
Moderator

Jumlah posting : 113
Age : 27
Location : Dimana saja mungkin saja di hatimu
Registration date : 24.07.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mata yang tidak Menangis di Hari Kiamat

Post  bagus prasetia on Fri Sep 19, 2008 3:09 am

2 gadis manis ngasi pendapat yg sama.....


saya jdi bahagia .......


gak cuma cantik,, tapi juga penuh rohani

_________________
Tak semua yang dapat di hitung diperhitungkan dan Tak semua yang di perhitungkan dapat di hitung.
(ALBERT EINSTEIN)


avatar
bagus prasetia
Alumni
Alumni

Jumlah posting : 374
Location : di dasar neraka terdalam
Registration date : 24.07.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mata yang tidak Menangis di Hari Kiamat

Post  zulfah on Sat Sep 20, 2008 2:00 am

bagus prasetia wrote:2 gadis manis ngasi pendapat yg sama.....


saya jdi bahagia .......


gak cuma cantik,, tapi juga penuh rohani

itulah wanita yang masih memperdulikan agama dan akhlak

subhanallah ........
avatar
zulfah
Administrator
Administrator

Jumlah posting : 96
Registration date : 23.07.08

Lihat profil user http://ptkimedan.megabb.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mata yang tidak Menangis di Hari Kiamat

Post  Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik